
DVD | Region: Free | PAL 4:3 | 41 mins | 2008 | English subtitled
Festival Film Pendek Konfiden (KonFest) adalah sebuah festival tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Konfiden. Kelima film ini merupakan seleksi dari KonFest 2006. Mengusung tema “Keragaman”, Konfiden mencoba merangkum perjalanan film pendek di Indonesia.
Festival Film Pendek Konfiden (Konfiden Short Film Festival - KonFest) is an annual national short film festival that is organized by Konfiden Foundation. These five films are the selection from KonFest 2006. With “Diversity” as the theme of the festival, Konfiden tried to compile the journey of Indonesian short film.
Jakarta : 1 Kata
2004|04:00|Tasya P. Maulana|Documentary
Si pembuat berjalan keliling kota, bertemu dengan orang-orang, dan bertanya apa pendapat mereka tentang Jakarta; dalam satu kata.
Walking around the city, the director asked the people he met to describe Jakarta… but only in one word.
Kulihat Tamanku
2004|03:02|Renas Makki|Gnosis Film|Fiction
Di sebuah rumah kosong, seorang ayah menghadapi kenyataan pahit bahwa saat ini, bayinya yang baru saja lahir sedang sekarat.
In an empty house, a father has to face the tragic reality that his newborn baby is dying.
Peronika
2004|13:00|Bowo Leksono|Laeli Leksono Film|Fiction
Pada suatu ketika, muncul masalah dalam keluarga ini yang melibatkan pihak ketiga. Seseorang bernama Peronika tertuduh sebagai pembawa masalah. Siapakah Peronika? Mengapa ia bisa terlibat sebagai tertuduh?
One day, a family is about to break. A third party, someone named Peronika is involved and was accused of being the troublemaker. Who is Peronika? What exactly has she done?
Reason to Live and the Simplest Way to Die - Seperti Ikan
2006|04:30|Moonaya|Fiction
Film ini menggambarkan rasa tertutup dan terasing karena tidak menerima keragaman di sekitar. Di sini dengan kontras digambarkan perpaduan gambar realita Jakarta dengan rangkaian gambar puitis.
Illustration of shut and isolated feeling caused by rejecting diversity. Contrasting images of Jakarta with a series of poetic visuals.
Dalam Diam
2006|16:00|Athpal S. Paturusi|Intimasi Production|Fiction
Selingkuh, sebuah kata yang bagi sebagian orang adalah hal yang tak termaafkan dalam sebuah hubungan, sebagian lagi menganggap hal itu sebagai hal yang terindah…
Betrayal. For some people, this is the most unforgivable act in a relationship. But for others, it could become the most beautiful thing…


